Pemprov DKI Bersiap Mengocok Ulang Aturan Ganjil Genap, Pramono Bilang Begini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mempersiapkan revisi aturan ganjil genap yang telah berlaku selama satu dekade. Gubernur Pramono Anung menyatakan keinginannya agar kebijakan ini memberikan dampak nyata bagi warga, bukan sekadar formalitas. "Saya tidak mau kebijakan hanya bersifat seremonial tanpa dampak signifikan," ujarnya saat meninjau pengerukan Kali Kebon Melati, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9). Langkah evaluasi dilakukan setelah Dinas Perhubungan DKI mengumpulkan masukan dari masyarakat dan pelaku usaha. Kebijakan yang sudah sepuluh tahun dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi terkini Jakarta, termasuk aspek ekonomi, kualitas udara, dan variasi kendaraan. Para pelaku usaha mendesak agar aturan pembatasan kendaraan sedikit dilegang, agar roda ekonomi bisa berjalan lebih fleksibel. Kepala Dinas Perhubungan DKI, Budi Awaluddin, menyatakan bahwa perubahan aturan yang terkait dengan kebutuhan dasar masyarakat tidak bisa dilakukan secara sembarangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 28 September 2026 pukul 11.57
Pramono Panggil Kadishub DKI, Bahas Kebijakan Ganjil Genap di Jakarta
Detik.com · 28 September 2026 pukul 07.53
Ganjil Genap Dikaji Ulang, Waka DPRD DKI Ingatkan Jangan Langsung Direlaksasi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.00
Panggil Kadishub DKI Jakarta Sore Ini, Pramono Mau Ubah Ganjil-Genap dan Car Free Day
Detik.com · 28 September 2026 pukul 11.18
Pramono Panggil Kadishub DKI, Bahas Kajian Terkait Ganjil Genap dan CFD
Berita terkait
Pramono Anung Akui Dilema Evaluasi Jalur Sepeda
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.35
DPRD Sorot Desil Penerima Bansos, Pramono: DKI Tak Bisa Ubah Keputusan Pusat
Detik.com · 28 September 2026 pukul 11.12
Pemprov DKI Bakal Gelar FGD Bareng Pakar dan Masyarakat Kaji CFD Hari Sabtu
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.26
Pramono Targetkan 10 Ribu Bus Transjakarta Beralih ke Listrik pada 2030
kumparan · 27 September 2026 pukul 12.25