Pemprov DKI Dorong Pengembangan Rusun Sebagai Ekosistem Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyampaikan dorongan pengembangan rumah susun (rusun) sebagai ekosistem kehidupan yang layak, aman, dan berkelanjutan. Rusun ditujukan untuk memberikan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan tertentu (MBT). Pengembangan menggunakan konsep Transit Oriented Development (TOD) dan one-stop living, mengintegrasikan fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, ruang usaha UMKM, dan olahraga. Pemprov DKI juga mendorong Konsolidasi Tanah Vertikal (KTV) untuk mengoptimalkan TORA dan tanah negara. Kebijakan ini memperkuat perlindungan penghuni rusun melalui verifikasi data ketat dan pembatasan pengalihan kepemilikan unit bersubsidi. Mekanisme restrukturisasi dan keringanan denda disiapkan untuk MBR yang tidak mampu.
Bagikan
Berita terkait
Mau Tinggal di Rusun Dekat Stasiun Manggarai? Ini Skema Bunga Cicilannya
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.59
Diproses Kemenkeu, Lahan Hibah Meikarta Dialihkan ke Danantara
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.10
LRT Velodrome–Manggarai Siap Jalan, Jakpro Siapkan Fasilitas hingga Ruang Penghijauan
VOI · 27 Agustus 2026 pukul 19.52
Kolong LRT Velodrome-Manggarai Bakal Disulap Jadi Ruang Hijau
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 16.28