Pemprov DKI: Jaringan Utilitas di Jakarta Kompleks, Tak Bisa Ditata Serentak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov DKI Jakarta sedang melakukan penataan kabel utilitas udara ke bawah tanah secara bertahap di beberapa koridor seperti Jalan Dr. Soepomo, Jalan M.T. Haryono, dan Jalan Rasuna Said. Menurut Staf Khusus Gubernur Chico Hakim, proses ini tidak dapat dilakukan serentak karena jaringan utilitas di Jakarta sangat kompleks dengan puluhan operator, banyak kabel lama yang pemiliknya tidak jelas, dan kabel yang masih digunakan warga tidak boleh dipotong sembarangan. Oleh karena itu, Pemprov harus mengidentifikasi kabel aktif, berkoordinasi dengan operator, dan menata jaringan secara bertahap. Penataan kabel yang tidak aktif akan ditertibkan, sementara kabel yang masih dipakai akan dipindahkan ke saluran bawah tanah secara bertahap. Untuk kabel yang belum bisa langsung ditanam, dilakukan pembersihan agar tidak menjuntai dan membahayakan pengguna jalan. Ke depan, prioritas penataan akan dilakukan di jalan protokol, kawasan Transit Oriented Development (TOD), dan titik rawan keselamatan. Warga juga diminta melaporkan kabel menjuntai melalui Bina Marga atau kanal aduan Pemprov DKI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 15.52
LRT Manggarai-Kelapa Gading Siap Beroperasi, Integrasi Transportasi Ubah Wajah Kota
Berita terkait
Pemprov DKI Mulai Benahi Kabel Semrawut ke Bawah Tanah
kumparan · 3 September 2026 pukul 17.42
LRT Kelapa Gading-Manggarai Usai Diresmikan Tetap Rp5 Ribu, Kenaikan Tarif Bakal Dievaluasi Oktober
VOI · 31 Agustus 2026 pukul 15.10
Pramono Tawarkan Proyek Rp 115 T di Jakarta ke Investor, Jamin Akan Cuan
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 11.39
Pramono Tawarkan 37 Proyek Investasi di Jakarta, Nilainya Tembus Rp 115 T
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 10.39