Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pemprov Jateng Uji Bata Interlock, Bangun Rumah Lebih Cepat dan Hemat

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan PT Semen Indonesia menguji penggunaan bata interlock dalam pembangunan rumah bantuan. Uji coba dilakukan di Desa Jaten, Wonogiri, dengan membangun rumah seluas 30 meter persegi yang selesai dalam waktu sekitar satu setengah bulan. Biaya pembangunan hanya sekitar Rp 60 juta, jauh lebih hemat dibandingkan metode konvensional yang diperkirakan mencapai Rp 90 juta.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, menjelaskan bahwa efisiensi biaya dan waktu menjadi alasan utama penggunaan teknologi ini. Saat ini, uji coba baru diterapkan pada dua rumah, dan hasilnya akan dievaluasi sebelum diperluas ke daerah lain. Pemprov Jateng berharap inovasi ini dapat direplikasi oleh pemerintah lain untuk membantu masyarakat memiliki rumah layak huni.

Program ini merupakan bagian dari upaya penanganan perumahan di Jawa Tengah. Pada tahun 2026, APBD dialokasikan untuk meningkatkan kualitas 5.111 rumah tidak layak huni dan membangun 120 unit rumah baru, termasuk 235 unit perbaikan dan 20 unit pembangunan baru di Wonogiri. Salah satu penerima manfaat, Isnano Dalhari Nuryanto, mengungkapkan kelegaannya memiliki rumah yang layak setelah sebelumnya menumpang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait