Pemprov Targetkan Seluruh Transjakarta Pakai Bus Listrik 2030
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemprov DKI Jakarta menargetkan seluruh Transjakarta menggunakan bus listrik pada tahun 2030. Saat ini, hanya sekitar 500 unit bus listrik yang dimiliki Transjakarta. Tujuannya adalah mengurangi emisi karbon di Jakarta sekaligus menyosialisasikan masyarakat menggunakan transportasi umum. Kadishub DKI Jakarta Budi Awaludin menyatakan peralihan ke bus listrik dilakukan secara bertahap, dengan harapan kualitas udara semakin baik. Gubernur DKI Pramono Anung juga berupaya mengintegrasikan berbagai moda transportasi seperti LRT dan MRT untuk meningkatkan konektivitas. Jalur LRT sudah tembus Manggarai, dengan pembangunan selanjutnya dijadwalkan mulai 2027 dari Manggarai ke Dukuh Atas, sementara MRT tembus Monas pada 2027 dan Jakarta Kota pada 2030. Pemprov juga memperpanjang LRT dari Velodrome menuju stasiun kereta cepat serta menghubungkan LRT ke Whoosh dan Kelapa Gading ke JIS.
Bagikan
Berita terkait
FOTO: Ramai-ramai Naik MRT hingga Transjakarta di Ibu Kota
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 13.44
DPRD DKI Jakarta Berharap LRT Kelapa Gading-Manggarai Terkoneksi dengan Tranportasi Lain
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 18.00
CFD Jakarta Dua Hari Dinilai Efektif Tekan Emisi dan Dorong Transportasi Umum
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.45
Dana Rp3 Triliun Subsidi Motor Listrik Lebih Baik Dialihkan untuk Bus Listrik
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 13.17