Pemulihan Populasi Sapi di Lamongan, Unair Terapkan Teknologi Laserpunktur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Tim dosen dan mahasiswa Universitas Airlangga mengadakan program pengabdian masyarakat di Lamongan dengan Kelompok Ternak Sidomakmur, menerapkan teknologi laserpunktur untuk sapi potong. Inovasi ini merupakan penerapan pertama di wilayah tersebut, bertujuan meningkatkan efisiensi reproduksi induk. Kelompok dengan 20 peternak aktif ini sebelumnya mengalami penurunan populasi akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), dari 60 ekor menjadi lebih rendah. Tantangan utama adalah berahi tenang atau silent heat pada induk sapi, yang sulit teramati dan mempengaruhi siklus kawin, meskipun kinerja reproduksi tergolong baik dengan angka kawin per kebuntingan 1-2 kali dan jarak beranak sekitar 13 bulan. Program ini diharapkan membantu pemulihan populasi dan efisiensi reproduksi, mendukung kelangsungan tradisi beternak lintas generasi.
Bagikan
Berita terkait
4 Warga Gunungkidul Positif Antraks Buntut Makan Daging Kambing Sakit
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.40
IHSG Menguat ke 6.036 Akhiri Pekan Ini, 319 Saham Hijau
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.33
Belajar dari Raksasa Migas Global, Pemerintah Kaji Satu Operator Kelola Wilayah Kerja Migas
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 14.00
Samsung Galaxy Tab S12 Series, ini spesifikasi dan harganya
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 13.50