Penasihat Mojtaba: Jika Iran Tak Bisa Lakukan Penerbangan, maka Tak Ada Pihak Lain yang Bisa Terbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penasihat Pemimpin Tertinggi Iran, Mohammad Mokhber, menyatakan bahwa jika Iran tidak dapat melakukan penerbangan dan menerima layanan bandara, tidak ada pihak lain di kawasan yang dapat terbang ke negara-negara lain. Pernyataan ini dilaporkan oleh kantor berita Iran, Nour News, dan merujuk pada ketegangan yang sedang berlangsung di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Bandara Internasional Najaf di Irak telah menangguhkan penerbangan dari dan ke Iran. Selain itu, Uni Emirat Arab juga menghentikan penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai Iran sebagai bentuk kepatuhan terhadap sanksi Amerika Serikat. Menurut manajemen bandara, layanan tersebut akan terhenti mulai pukul 02.00 dini hari Jumat (pukul 23.00 GMT Kamis) hingga pemberitahuan lebih lanjut.
Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, menyatakan bahwa musuh-musah negaranya menyerang dengan kekuatan penuh selama masa perang, menunjukkan eskalasi ketegangan yang sedang terjadi di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 13.20
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Bandara Wunopito Ditutup
Berita terkait
Sejumlah Negara Mulai Blokir Penerbangan Maskapai Iran usai Diancam AS
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.41
Menkeu AS Pastikan Semua Akses Penerbangan Iran Dihentikan Total Mulai 23 September
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 09.16
Ngeri! Pesawat Boeing 737 Iran Rusak Saat Terbang Bikin Penumpang Super Panik
Detik.com · 16 September 2026 pukul 12.30
Bandara Bandar Abbas Kembali Beroperasi, Layani Rute Domestik Iran
kumparan · 16 Agustus 2026 pukul 03.52