Penasihat Presiden Bolivia Ditangkap Terkait Kasus Penembakan Mantan Pasangannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepolisian Bolivia menangkap Fernando Cerimedo, penasihat politik Presiden Rodrigo Paz, di bandara Santa Cruz pada Selasa terkait dugaan keterlibatan dalam penembakan mantan pasangannya, Nadia Beller. Cerimedo, konsultan asal Argentina yang pernah menangani kampanye Javier Milei dan Jair Bolsonaro, baru saja tiba dari La Paz dan berencana melanjutkan ke Buenos Aires. Beller, pengacara yang sedang hamil empat minggu, ditembak oleh dua pria berbusana kurir di luar hotel Santa Cruz. Ia selamat dan menyatakan dari rumah sakit bahwa Cerimedo "ingin menyingkirkan" dirinya karena mengetahui dinamika internal pemerintahan serta indikasi dugaan korupsi. Jaksa Agung Roger Mariaca mengonfirmasi penyelidikan resmi atas dugaan percobaan femisida. Kepala Kepolisian Santa Cruz, David Gomez, menyebut motif serangan berkaitan erat dengan hubungan masa lalu Beller dan Cerimedo. Beller pernah mencalonkan diri sebagai anggota kongres via partai kiri Evo Morales, namun kini dikaitkan dengan kelompok sayap kanan. Paz baru menjabat November lalu, mengakhiri 20 tahun pemerintahan sosialis di Bolivia.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 21.30
Geger Mantan Wapres Terjerat Kasus Narkoba, Ditangkap di Bandara
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 18.04
KPK Bantah OTT di Kabupaten Bogor Tapi Akui Ada Kegiatan Lain
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.14
Penasihat Presiden Bolivia Ditangkap Atas Penembakan Mantan Kekasih
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.14
Bacakan Eksepsi, Eks Menag Yaqut Minta Dibebaskan dari Dakwaan Korupsi Kuota Haji
Berita terkait
Hanum Rais Sentil Rumitnya Penyetaraan Ijazah Luar Negeri untuk Rakyat, Tapi untuk Fufufafa Sekedip Mata Langsung Beres
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 20.00
Mahfud MD Semprot Prabowo: Pidato Doang Bagus, Eksekusi Kebijakan Malah Asal-Asalan!
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 06.52
Nusron Disindir Biar Aman dari Kasus Hukum Lompat lah ke PSI, 'Beringin Sejuk, Tapi Bisa Kesurupan karena Angker'
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 12.24
Mahfud soal Pidato Prabowo: Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat sebagai Presiden
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.10