Penduduk Indonesia Tembus 290 Juta Jiwa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3894535/original/042247000_1641302185-20220104-PPKM_DKI_Jakarta_Naik_ke_Level_2-1.jpg)
Jumlah penduduk Indonesia tercatat mencapai 290.125.073 jiwa per 30 Juni 2026 atau Semester I 2026, berdasarkan data Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri. Angka ini meningkat sekitar 1,8 juta jiwa dibanding Semester II 2025 yang tercatat 288,3 juta jiwa. Dirjen Dukcapil Teguh Setyabudi menyatakan tren pertumbuhan penduduk relatif stabil, dengan tambahan sekitar 3,4 juta jiwa dalam setahun terakhir atau rata-rata 1,7 juta jiwa per semester. Pertumbuhan ini mencerminkan angka kelahiran neto setelah dikurangi kematian, ditambah penyesuaian data hasil pembersihan dan penunggalan biometrik.
Dari total penduduk, laki-laki berjumlah 146,4 juta jiwa dan perempuan 143,7 juta jiwa. Jawa Barat masih menjadi provinsi terpadat dengan 52.592.678 jiwa, diikuti Jawa Timur (42.404.003 jiwa) dan Jawa Tengah (38.748.326 jiwa). Sementara tiga provinsi dengan penduduk paling sedikit adalah Papua Barat (597.084 jiwa), Papua Selatan (600.476 jiwa), dan Papua Barat Daya (638.647 jiwa). Dari total penduduk, 214,3 juta jiwa berusia 17 tahun dan telah memiliki KTP elektronik. Sebanyak 208,5 juta jiwa atau 97,28 persen telah melakukan perekaman biometrik, namun masih ada sekitar 5 juta penduduk yang belum melakukan perekaman.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.49
Diungkap Dukcapil, Penduduk Indonesia Paling Banyak Berzodiak Cancer
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.14
Dukcapil Catat Ada WNI Nama Nobita, Sasuke, sampai Olivia Rodrigo
Berita terkait
Mendagri Tito Sebut Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda
Detik.com · 24 September 2026 pukul 18.30
Mendagri Tito: Pengendalian Inflasi Butuh Peran Aktif Pemda
kumparan · 24 September 2026 pukul 17.26
Airlangga Ungkap 74 Juta Warga RI Usia 17 Tahun Belum Punya Rekening
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 14.46
Soal rekening massal, Airlangga sebut 74 juta orang belum punya akun
ANTARA News · 24 September 2026 pukul 13.35