Peneliti Temukan Jejak Genetik Kanker Prostat Mematikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Para peneliti dari Pan Prostate Cancer Group (PPCG) berhasil mengidentifikasi delapan jejak genetik yang ditemukan pada sekitar 85 persen kasus kanker prostat melalui analisis 959 sampel tumor dari pria di seluruh dunia. Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature dan dilaporkan oleh Media Indonesia. Dari delapan jejak genetik tersebut, empat di antaranya dikaitkan dengan kanker prostat yang lebih agresif dan berpotensi menyebar ke luar kelenjar prostat. Temuan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan tes deteksi dini yang lebih akurat serta pengobatan yang lebih personal berdasarkan profil biologis masing-masing pasien. Para ilmuwan menekankan bahwa kanker prostat tidak bersifat tunggal dan perilakunya bisa sangat berbeda antar pasien, bahkan dengan diagnosis yang sama. Beberapa jejak genetik juga menunjukkan keterkaitan dengan faktor usia, garis keturunan, dan prevalensi yang lebih tinggi pada pria kulit hitam, yang memiliki risiko empat kali lipat terhadap kanker prostat dibanding kelompok umum. Di Inggris, kanker prostat merupakan kanker paling umum pada pria dengan sekitar 63.000 kasus baru dan 12.000 kematian setiap tahun. Penelitian ini masih membutuhkan studi klinis lanjutan sebelum dapat diterapkan secara langsung dalam perawatan pasien, namun diharapkan membawa dunia medis lebih dekat dalam memberikan pengobatan yang tepat sasaran.
Bagikan
Berita terkait
Mengenal Kanker Prostat, Penyakit yang Diderita Joe Biden
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 11.58
Cegah Karhutla di Papua, Pemerintah Perkuat Deteksi Dini dan Penegakan Hukum
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 09.18
Tekan Risiko Penyakit Jantung, Pemprov Jabar Dorong Kesadaran Kesehatan Warga
Detik.com · 9 September 2026 pukul 20.10
Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Naik, BMKG Ungkap Alat-Data yang Dibutuhkan
kumparan · 8 September 2026 pukul 20.46