Jakarta · Selasa, 8 September 2026Cari
WargaKonoha

Prabowo Minta Anggaran Mitigasi Naik, BMKG Ungkap Alat-Data yang Dibutuhkan

Presiden Prabowo Subianto meminta penambahan anggaran mitigasi bencana secara signifikan, menyampaikan hal ini saat rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta. Prabowo menekankan bahwa Indonesia sebagai negara di 'Ring of Fire' harus selalu siap menghadapi berbagai jenis bencana. Ia juga meminta pemerintah mencatat kendala dan keterlambatan dalam penanganan bencana sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat antisipasi ke depan.

Sekretaris Utama BMKG, Guswanto, menjelaskan kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk mendukung tugas lembaganya dalam deteksi dan peringatan dini bencana. Kebutuhan utama meliputi pemeliharaan dan kalibrasi peralatan operasional agar tetap valid, anggaran untuk edukasi publik melalui program sekolah lapang (iklim, bencana, cuaca nelayan, meteorologi penerbangan, gempa dan tsunami), serta anggaran untuk sosialisasi dan diseminasi informasi.

BMKG juga membutuhkan infrastruktur komunikasi data dengan bandwidth besar, bahkan hingga 1 gigabit per hari untuk kebutuan komunikasi. Untuk mengatasi keterbatasan anggaran, BMKG menerapkan strategi shifting dalam pemeliharaan peralatan dan menjaga layanan 24 jam dengan akurasi minimum 90 persen untuk meteorologi publik dan 100 persen untuk penerbangan. Dalam bidang geofisika, BMKG harus menyampaikan peringatan tsunami dalam waktu kurang dari tiga menit.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait