Penerapan pembelajaran jarak jauh imbas abu vulkanik erupsi Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah di beberapa daerah di Jawa Barat dan DKI Jakarta menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Anak Krakatau yang menyebabkan sebaran abu vulkanik. PJJ diberlakukan untuk siswa PAUD, SD, SMP, SMA, dan jenjang lainnya di sekolah negeri maupun swasta. Kebijakan ini mencakup pembelajaran daring dari rumah, penghentikan aktivitas luar ruangan, serta pengawasan kualitas udara. Tujuannya adalah melindungi kesehatan anak-anak dari paparan abu vulkanik yang berpotensi menyebabkan masalah pernapasan. Penerapan PJJ berlangsung pada Senin (7/9) dan Selasa (8/9) di Bogor, sementara DKI Jakarta dan Jawa Barat menerapkannya hingga pemberitahuan selanjutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 06.56
DKI Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.50
Menkomdigi Imbau Warga Waspada Erupsi Anak Krakatau & Saring Informasi
kumparan · 7 September 2026 pukul 11.01
Hari Pertama PJJ di Jaktim Imbas Abu Vulkanik: Guru Tetap Ngajar dari Sekolah
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 10.27
Menkomdigi Imbau Masyarakat Waspada Dampak Erupsi Anak Krakatau, Saring Informasi Sebelum Sebarkan
Berita terkait
Kapolri Listyo Instruksikan Kapolda-Kapolres Bantu Masyarakat Terdampak Erupsi Anak Krakatau
JawaPos · 7 September 2026 pukul 09.45
4 Bandara Masih Ditutup hingga Jam 6 Sore Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 09.21
Pengumuman! Bandara Soetta Ditutup hingga Senin Pagi Imbas Erupsi Anak Krakatau
Detik.com · 7 September 2026 pukul 00.29
Buntut Abu Vulkanik Erupsi Anak Krakatau, Siswa PAUD hingga SMP di Depok Belajar dari Rumah
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 22.00