Pengakuan Pengacara Andrew Tate Soal Kekayaan Palsu di Media Sosial
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Andrew Tate dan saudaranya Tristan, yang ditangkap di Florida dan menunggu proses ekstradisi ke Inggris, mengakui melalui pengacaranya bahwa kekayaan yang dipamerkan di media sosial adalah bagian dari strategi hiburan untuk menarik perhatian. Mereka menjelaskan bahwa gaya hidup mewah yang keterlaluan dan hiperbolis bertujuan meningkatkan jumlah tayangan dan suka di platform daring, yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan. Dokumen hukum menyatakan bahwa mereka 'sedang memainkan peran' dan sering menggunakan hiperbola untuk efek komedi tanpa niat untuk dianggap serius.
Jaksa Inggris sebelumnya menilai kedua saudara ini sebagai 'flight risk' karena klaim kekayaan sebesar US$50 juta, termasuk jet pribadi dan kapal pesiar. Namun, pembelaan hukum mereka membantah klaim tersebut dan berargumen bahwa aset yang dipamerkan melebih-lebihkan kemampuan nyata. Meskipun demikian, jaksa tetap yakin bahwa keduanya memiliki sumber daya signifikan dan jaringan media sosial luas yang dapat memengaruhi proses hukum.
Kedua bersaudara, berusia 39 dan 38 tahun, sekarang menghadapi total 59 dakwaan terkait dugaan tindak pidana seksual dan perdagangan seks yang diduga terjadi antara 2010 hingga 2017. Andrew Tate, mantan petenang kickboxing dan peserta Big Brother 2016, memiliki jutaan pengikut meski sering mengeluarkan pernyataan kontroversial. Hingga kini, keduanya tetap membantah semua tuduhan kriminal yang ditujukan kepada mereka.
Bagikan
Berita terkait
UPDATE! Bule Australia Pelaku Wikwik Ditangkap di Bandara Ngurah Rai Bali
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 08.33
Ketua Parlemen Iran Ejek Trump: 'Make America Hungry Again'
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 07.55
Demo Akhir Agustus Rawan Ditunggangi, Masyarakat Diingatkan Jaga Persatuan
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 07.25
Kemarahan Warga di Medsos hingga Demo 27 Agustus, Pakar: Hal Biasa, Tak Selalu Jadi Tanda Bahaya
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 07.00