Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pengakuan Pengacara Andrew Tate Soal Kekayaan Palsu di Media Sosial

Andrew Tate dan saudaranya Tristan, yang ditangkap di Florida dan menunggu proses ekstradisi ke Inggris, mengakui melalui pengacaranya bahwa kekayaan yang dipamerkan di media sosial adalah bagian dari strategi hiburan untuk menarik perhatian. Mereka menjelaskan bahwa gaya hidup mewah yang keterlaluan dan hiperbolis bertujuan meningkatkan jumlah tayangan dan suka di platform daring, yang pada gilirannya menghasilkan pendapatan. Dokumen hukum menyatakan bahwa mereka 'sedang memainkan peran' dan sering menggunakan hiperbola untuk efek komedi tanpa niat untuk dianggap serius.

Jaksa Inggris sebelumnya menilai kedua saudara ini sebagai 'flight risk' karena klaim kekayaan sebesar US$50 juta, termasuk jet pribadi dan kapal pesiar. Namun, pembelaan hukum mereka membantah klaim tersebut dan berargumen bahwa aset yang dipamerkan melebih-lebihkan kemampuan nyata. Meskipun demikian, jaksa tetap yakin bahwa keduanya memiliki sumber daya signifikan dan jaringan media sosial luas yang dapat memengaruhi proses hukum.

Kedua bersaudara, berusia 39 dan 38 tahun, sekarang menghadapi total 59 dakwaan terkait dugaan tindak pidana seksual dan perdagangan seks yang diduga terjadi antara 2010 hingga 2017. Andrew Tate, mantan petenang kickboxing dan peserta Big Brother 2016, memiliki jutaan pengikut meski sering mengeluarkan pernyataan kontroversial. Hingga kini, keduanya tetap membantah semua tuduhan kriminal yang ditujukan kepada mereka.

Berita terkait