Pengamat: Belanja Online dan Offline Mulai Seimbang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pola belanja masyarakat pasca-pandemi mulai mencapai keseimbangan antara kanal daring (online) dan luring (offline). Menurut Yuswohady, Managing Partner Inventure Indonesia, pergeseran dari offline ke online yang sudah terjadi sebelum pandemi sempat dipercepat drastis selama COVID-19 hingga hampir dipaksakan. Namun, setelah lebih dari lima tahun sejak pandemi dimulai, penggunaan kanal online dan offline kini tidak lagi bergerak linear, melainkan saling melengkapi. Konsumen tidak lagi beralih sepenuhnya ke kanal digital, melainkan memilih secara natural berdasarkan kebutuhan dan situasi. Kondisi ini menandai fase baru setelah digitalisasi yang cepat terjadi selama pandemi, di mana kedua kanal tetap relevan dan berdampingan dalam perilaku belanja harian.
Bagikan
Berita terkait
Gus Ipul : Data BKKBN Tidak Salah, Perubahan Desil Tak Otomatis Hentikan Bansos
kumparan · 5 September 2026 pukul 21.08
Mensos: Data BKKBN Tak Salah, Perubahan Desil Tak Otomatis Hentikan Bansos
Detik.com · 5 September 2026 pukul 18.49
Luhut: Bansos Tunai Akan Diuji Coba 2027
Liputan6.com · 5 September 2026 pukul 18.25
Luhut Sebut GovTech Bisa Bikin RI Hemat Anggaran Lebih dari Rp 1.200 Triliun
kumparan · 5 September 2026 pukul 15.14