Luhut Sebut GovTech Bisa Bikin RI Hemat Anggaran Lebih dari Rp 1.200 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan penerapan government technology (GovTech) dapat menghemat Indonesia lebih dari Rp 1.200 triliun. Penghematan ini didari dari penutupan kebocoran anggaran dan pembuatan ekosistem pemerintahan yang lebih efisien. Luhut menekankan bahwa transformasi digital ini mendukung proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 7-8 persen. Uji coba GovTech di Banyuwangi menunjukkan peningkatan akurasi penyaluran bantuan sosial (bansos) dari 77,6 persen tidak tepat sasaran menjadi kurang dari 10 persen. Pemerintah bertarget menerapkan sistem digital single ID untuk seluruh data negara hingga akhir tahun 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 5 September 2026 pukul 10.20
Ferry Latuhihin: Pemerintah Lupa Tugas Utama, Bukan Bagi-Bagi Makanan tapi Ciptakan Lapangan Kerja
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 23.00
17 Perusahaan Ini Raih Penghargaan Indonesia Best Multifinance Awards 2026
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 20.15
Luhut: AI Bakal Pangkas Korupsi, Pertemuan Orang Dikurangi
Media Indonesia · 3 September 2026 pukul 16.38
SEAPPI Rilis White Paper untuk Menutup Kesenjangan Kapabilitas AI di Indonesia
Berita terkait
451 Perusahaan Global Unjuk Inovasi Energi dan Digitalisasi Industri di IEE Series
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.30
Tak Perlu Jago Prompt, Teman AI Bikin Teknologi Lebih Mudah Dipakai UMKM
JawaPos · 2 September 2026 pukul 11.45
Sejumlah Multifinance Raih Penghargaan Indonesia Best Multifinance Awards 2026 dari Warta Ekonomi
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 12.30
Video: Manfaat AI Jadi Solusi Keuangan Nasabah-Perkuat Bisnis Asuransi
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 16.33