Pengamat: Digitalisasi layanan UMKM perlu sediakan alternatif akses
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat UMKM Aidil Wicaksono menyampaikan bahwa digitalisasi layanan harus menyediakan alternatif akses bagi pelaku usaha yang kesulitan mengakses secara daring. Kendala akses layanan dapat membuka ruang perantara atau calo menambah beban pengusaha, terutama dalam pengurusan NIB. Kementerian UMKM perlu merancang mekanisme layanan jarak jauh dengan mempertimbangkan kondisi jaringan telekomunikasi di daerah terpencil serta menyediakan kepastian waktu penyelesaian yang jelas bagi masyarakat. Dalam forum konsultasi publik, Kementerian UMKM menyiapkan standar pelayanan publik untuk 10 jenis layanan bagi pelaku usaha dengan target tahun 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 17.46
Menkomdigi Meutya Dorong Digitalisasi Layanan Publik, Jangan Sampai Warga Harus Datang Berulang Kali
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.05
Menteri UMKM Apresiasi GrabAcademy Dorong Jutaan Mitra Naik Kelas
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.52
Bank Mandiri Bantu 56 Ribu UMKM Naik Kelas Lewat KUR
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 11.00
Kepmen Diskon Marketplace 50 Persen UMKM Terbit Pekan Ini
Berita terkait
Rombak Pemasaran UMKM, Pemerintah Incar Usaha Pelosok Naik Kelas
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 14.40
UMKM Tanjung Raya Belajar Jualan Online, SBM ITB Buka Jalan Produk Lokal Tembus Pasar Lebih Luas
JPNN.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.41
Akta Kelahiran Langsung Terbit Usai Bayi Lahir, Begini Penjelasannya
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 08.30
Singgung Studi AWS, Airlangga Beber Dampak Bisnis RI Adopsi AI
CNN Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 05.45