Pengamat Sebut Ambisi PLTS 100 GWp Presiden Prabowo Mustahil Tercapai Tepat Waktu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pengamat ekonomi energi UGM Fahmy Radhi menilai target PLTS 100 GWp Presiden Prabowo dalam tiga tahun (2026-2029) mustahil dicapai tepat waktu. Hingga April 2026, kapasitas PLTS terpasang hanya mencapai 1,5 GWp. Untuk mencapai target, Indonesia harus membangun rata-rata 32,82 GWp per tahun, jauh di atas rata-rata negara berkembang Asia sebesar 10 GWp/tahun. Sektor PLTS memerlukan investasi modal besar dan teknologi tinggi, sehingga target ini dianggap terlalu ambisius.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 21.53
PLTS 100 GW Percepat Listrik Masuk Desa
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.07
Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek PLTS 100 GWp
kumparan · 25 Agustus 2026 pukul 19.04
Presiden Prabowo Resmikan Program PLTS 1000 GWp Tahap Pertama di Jembrana, Bali
Berita terkait
Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Diawali 14 Pembangkit Berkapasitas 5,3 GWp
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.30
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Ambisi Prabowo Bangun PLTS 100 Gigawatt: Tiap Desa Idealnya 1 Megawatt
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 16.40
Pertamina NRE Pamerkan PLTS Pulau Sembur di Hadapan Presiden Prabowo Subianto
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 15.00