PLTS 100 GW Percepat Listrik Masuk Desa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5537841/original/020270100_1774468938-IMG_20260313_113512_559.jpg)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memperkenalkan program PLTS 100 GW untuk mempercepat listrik masuk desa. Program ini dikoordinasikan dengan listrik masuk desa, menjangkau wilayah yang dulu tidak terhubung listrik. Contoh sukses: PLTS 1 MW di Sumatera yang sebelumnya tidak ada listrik, kini mendukung perikanan dan aktivitas ekonomi. Pemerintah juga mengonversi PLTD di Bangka Belitung menjadi campuran angin dan surya serta menyiapkan PLTS 1.000 MWp dengan baterai di Bali sebagai tahap awal program. Program ini memerlukan investasi US$73 juta (Rp1.140 triliun), diproyeksikan menciptakan 5,52 juta lapangan kerja dan mengurangi emisi 140 juta ton CO2 per tahun. Lelang tahap awal 30 GW dijadwalkan 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 22.01
Presiden Prabowo Target PLTS 100 GWp Selesai Tiga Tahun, Investasi Rp1.140 T
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 19.30
Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, Diawali 14 Pembangkit Berkapasitas 5,3 GWp
CNN Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.43
Prabowo Resmi Luncurkan Program PLTS Kapasitas 100 GWp
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 12.25
Prabowo Groundbreaking PLTS 100 GWp di Bali, Hemat Rp 74 T/Tahun
Berita terkait
Program PLTS 100 GW Dimulai, Investasi Tembus Rp 1.140 Triliun
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.39
Mandiri Energi di Pulau Sangiang
Jaring.id · 24 Agustus 2026 pukul 14.17
Prabowo Mau Bangun 30 GW PLTS dan Pensiunkan 13 GW PLTD Tahun Ini
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 14.44
Groundbreaking TPPAS Legok Nangka Langkah Besar Mengatasi Persoalan Sampah di Jabar
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 19.45