Pengamat Sebut Kebijakan Pemerintah Jadi Faktor Utama Elektabilitas Prabowo Kalah oleh Dedi Mulyadi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Survei Saiful Munjani Research and Consulting (SRMC) pada 5-19 Juli 2026 menempatkan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) sebagai tokoh dengan elektabilitas tertinggi dalam simulasi calon presiden, yaitu 35 persen. Angka ini jauh melampaui Presiden Prabowo Subianto yang berada di posisi kedua dengan 14,5 persen. Tokoh lain yang disebut antara Anies Baswedan (8,2 persen), Gibran Rakabuming Raka (7,7 persen), dan AHY (4,9 persen). Survei ini melibatkan 749 responden dengan margin of error ±3,7 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengamat Politik UNPAR Pius Sugeng Prasetyo menilai tingginya elektabilitas KDM dipengaruhi beberapa faktor, dengan popularitas masih menjadi variabel utama dalam kontestasi pilpres. Survei dilakukan melalui wawancara telepon dan tatap muka dengan metode double sampling serta stratified multistage random sampling.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 21.11
Gerindra Kaji Hasil Survei 2 Lembaga soal Approval Rating Prabowo
Berita terkait
Bisa Libas Dedi Mulyadi, Elektabilitas Prabowo Dinilai Bisa Meningkat Jika Lakukan Langkah Ini
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 22.02
Dedi Mulyadi Soal Ikut Rencana Kudeta Prabowo di Oktober: Semua Masalah Selesai Ketika Saya Datang
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 00.35
Amien Rais: Prabowo Harusnya Segera Mawas Diri
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 18.27
Survei SMRC: Prabowo Tak Terpilih Sebagai Presiden Andai Pilpres Digelar Hari Ini
JPNN.com · 29 Juli 2026 pukul 16.33