Penguatan Listrik Jampang Kulon Dinilai Buka Peluang Ekonomi Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penguatan infrastruktur kelistrikan di Jampang Kulon, Kabupaten Sukabumi, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian lokal. Anggota DPRD Jawa Barat Dessy Susilawaty menyampaikan bahwa listrik yang lebih andal dapat membuka peluang bagi sektor perikanan, pertanian, dan UMKM untuk berkembang. Sebelumnya, banyak wilayah pedalaman di Jampang belum terjangkau listrik, sehingga membatasi aktivitas ekonomi masyarakat.
Dessy menekankan bahwa geografis kawasan Jampang yang luas dan berbukit menuntut pengembangan infrastruktur yang disesuaikan dengan topografi setempat. Dengan ketersediaan listrik yang stabil, pelaku UMKM diharapkan dapat menggunakan fasilitas pendingin untuk menyimpan hasil tangkapan perikanan, sehingga memperpanjang masa simpan dan nilai tambah produk.
Kawasan pesisir Jampang yang meluas hingga ke Ujung Genteng dan Ciletuh menyimpan potensi ekonomi berbasis hasil laut. Dukungan listrik yang memadai diharapkan dapat memaksimalkan pengembangan sektor perikanan di wilayah tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 08.30
Studi: Cuaca Makin Panas, Pendapatan UMKM Indonesia Merosot
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 09.00
Penyaluran KUR Bank Mandiri di Jawa Barat Tembus Rp4,45 Triliun, Jangkau 31.987 UMKM
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 22.40
Listrik Andal Topang Daya Saing dan Iklim Investasi Jabar
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 20.30
Kemenpar Dukung Sport Turism, Sumbang Penghasilan Rp 23,76 Triliun
Berita terkait
BPDP Resmi Buka Program Pangan & Hilirisasi 2026, Dorong UMKM, Perguruan Tinggi Daftar
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 10.23
Demo Sopir Truk Lumpuhkan Jalan Jagir Surabaya, Pengamat Soroti Anjloknya Omzet UMKM
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.27
Bank Mandiri kucurkan KUR senilai Rp29,53 triliun hingga Agustus 2026
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 20.13
Bank Mandiri Kucurkan KUR Rp29,53 Triliun per Agustus 2026, 223 Ribu UMKM Sudah Kebagian
Warta Ekonomi · 30 September 2026 pukul 19.20