Penguatan Profesi PPGA Butuh Kolaborasi Pemangku Kepentingan dan Perguruan Tinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indonesia Public Policy & Government Affairs (IPPGA) Group meluncurkan The Indonesia PPGA Playbook sebagai kerangka kerja awal untuk mengembangkan profesi Public Policy & Government Affairs (PPGA) di Indonesia. Arief Budiman, praktisi Public Policy & Government Affairs, menekankan bahwa penguatan profesi PPGA membutuhkan kolaborasi antara pemangku kepentingan dan perguruan tinggi. Playbook yang terdiri dari sembilan bab dan dilengkapi operational appendix ini memetakan pengetahuan, keterampilan, dan kerangka kerja yang diperlukan agar praktisi PPGA mampu membaca dinamika kebijakan, politik, kekuasaan, dan kepentingan bisnis di Indonesia. Peluncuran ini merespons kebutuhan akan peta kerja yang terstruktur bagi profesi yang berkembang pesat namun belum memiliki rujukan praktik yang jelas. IPPGA Group menempatkan Playbook ini sebagai langkah awal menuju pembentukan knowledge & skill center bagi profesi PPGA di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Dongkrak Kualitas SDM, PP ISNU Jalin Kolaborasi Publikasi Ilmiah di Jawa Timur
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 08.37
Prabowo: Indonesia akan Bangkit, Tak Ada yang Bisa Membendung
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 22.58
Waspada Infeksi Jantung pada Anak dan Risiko Komplikasi Gagal Jantung
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 22.41
Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Mabes Polri Sebut Tindakan Penyidik Sesuai Hukum
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 22.40