Pengungsi Gempa NTT Capai 179.037, Warga Alami Ketakutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9326201/original/003720900_1786965126-gem3.jpg)
Presiden Prabowo Subianto menerima laporan bahwa jumlah pengungsi akibat gempa bermagnitudo 7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 15 Agustus 2026 mencapai 179.037 orang per 26 Agustus 2026. Namun, BNPB menjelaskan sebagian besar pengungsi bukan akibat dampak langsung gempa, melainkan karena ketakutan akan gempa susulan dan khawatir adanya tsunami yang dihembuskan melalui media sosial. Kepala BNPB Suharyanto menyampaikan bahwa korban meninggal dunia mencapai 105 orang, luka 1.678 orang, dan 81.436 unit rumah rusak. Fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan kantor pemerintah juga mengalami kerusakan. Dua kabupaten paling parah adalah Manggarai dan Manggarai Timur, sementara Nagekeo menempati peringkat ketiga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.30
Temui Pengungsi Gempa NTT, Prabowo: Kita Hadir untuk Bantu Saudara-Saudara
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 15.15
Prabowo Terima Laporan, Banyak Warga NTT Ngungsi Takut Gempa Susulan
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 14.21
Update, Jumlah Korban Meninggal Dunia Gempa NTT 105 Orang
Warta Ekonomi · 26 Agustus 2026 pukul 14.05
Soal Gempa NTT, Prabowo: Saya Memang Sengaja Tidak Mau Datang di Awal Karena...
Berita terkait
Kepala BNPB Akui Banyak Kekurangan Penanganan Korban Gempa NTT
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.47
BNPB Update Korban Gempa NTT: 91 Orang Meninggal, 161 Ribu Warga Mengungsi
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 20.34
Update Gempa NTT: 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
CNBC Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 19.00
Update Korban Gempa NTT: 87 Orang Meninggal Dunia, 1.298 Luka-luka
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 17.18