Pengurus Ponpes di Sleman Diduga Perkosa Santri hingga Hamil
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang santriwati di Sleman diduga diperkosa oleh pengurus pondok pesantren (ponpes) yang berinisial GN. Kejadian pertama terjadi pada akhir Desember 2025 dan kedua pada Januari 2026, di dalam salah satu ruangan ponpes. Korban dilaporkan ke Polresta Sleman pada 7 September 2026 oleh kuasa hukumnya, Gusti Rian Saputra. Saat ini, usia kehamilan korban mendekati hari perkiraan lahir (HPL) pada Oktober 2026. Gusti menyampaikan ada ancaman dari pelaku agar korban tidak menceritakan kejadian ini, dan menuduh adanya skema untuk menutupi kasus termasuk melalui nikah siri yang tidak sah. Pihak keluarga juga menduga ponpes berencana mengadopsi bayi hasil kehamilan korban. Kakak korban, Muhammad Mahyadien, berhasil menyelamatkan adiknya dari upasan ponpes untuk dibawa ke Lampung untuk melahirkan. Korban kini berada di tempat yang aman bersama keluarga. Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Sleman, belum ada saksi yang dipanggil. Pihak ponpes masih menyusun pernyataan terkait kasus ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 21.20
Guru SMA di Jombang Diduga Perkosa Mantan Murid Sebanyak 13 Kali Selama Bersekolah
Berita terkait
Perempuan Disabilitas Disekap dan Diperkosa, 5 Pria di Pasaman Barat Jadi Tersangka
JPNN.com · 27 Agustus 2026 pukul 09.16
Siasat Bejat Kakek Perkosa ABG hingga Hamil di Bogor: Pura-pura Minta Dipijat
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.32
Sempat Kabur, Kakek Pemerkosa ABG di Bogor hingga Hamil Ditangkap
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.05
ABG di Mamuju Diperkosa 15 Pria, 2 Pelaku Paman Korban
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 00.34