Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Pengurus Ponpes di Sleman Diduga Perkosa Santri hingga Hamil

Seorang santriwati di Sleman diduga diperkosa oleh pengurus pondok pesantren (ponpes) yang berinisial GN. Kejadian pertama terjadi pada akhir Desember 2025 dan kedua pada Januari 2026, di dalam salah satu ruangan ponpes. Korban dilaporkan ke Polresta Sleman pada 7 September 2026 oleh kuasa hukumnya, Gusti Rian Saputra. Saat ini, usia kehamilan korban mendekati hari perkiraan lahir (HPL) pada Oktober 2026. Gusti menyampaikan ada ancaman dari pelaku agar korban tidak menceritakan kejadian ini, dan menuduh adanya skema untuk menutupi kasus termasuk melalui nikah siri yang tidak sah. Pihak keluarga juga menduga ponpes berencana mengadopsi bayi hasil kehamilan korban. Kakak korban, Muhammad Mahyadien, berhasil menyelamatkan adiknya dari upasan ponpes untuk dibawa ke Lampung untuk melahirkan. Korban kini berada di tempat yang aman bersama keluarga. Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Satreskrim Polresta Sleman, belum ada saksi yang dipanggil. Pihak ponpes masih menyusun pernyataan terkait kasus ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait