Penjelasan BMKG soal Hujan di Jakarta Usai Berminggu-minggu Kering
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG menjelaskan hujan yang turun di Jakarta setelah berminggu‑minggu kering. Pelaksana Harian Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, mengatakan potensi hujan di DKI akan berlanjut beberapa hari ke depan, meski intensitasnya mungkin berkurang dalam tiga hari mendatang dibandingkan hari ini. Faktor kelembapan relatif tinggi di lapisan 850‑500 milibar dan ketidakstabilan atmosfer mendukung pertumbuhan awan hujan di Jabodetabek, meskipun kondisi global dan regional tidak memfavoritkannya. Baru‑baru ini hujan lebat terjadi di Cawang (Jakarta Timur) pada 4 Agustus pukul 19.00, membuat jalanan basah dan air menetes di peron stasiun. Hujan serupa juga melanda Kebayoran (Jakarta Selatan), menyebabkan kemacetan di sekitar Stasiun Kebayoran Baru dan Jalan Sultan Iskandar Muda dekat Gandaria City. Hujan juga turun di Depok dan Bojonggede, Bogor. Selain itu, operasi modifikasi cuaca (OMC) sedang berlangsung di Jawa Barat untuk mengantisipasi kekeringan di wilayah DAS Citarum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 5 Agustus 2026 pukul 21.44
Pramono setuju modifikasi cuaca dilakukan dua kali sepekan
Berita terkait
BMKG: Hujan Jakarta Masih Minim hingga Sepekan, Prediksi Kemarau sampai Oktober
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.12
Sabtu, BMKG: Sebagian Jakarta cerah berawan, sore berpotensi hujan
ANTARA News · 26 September 2026 pukul 01.11
Sebut Modifikasi Cuaca di Wilayah Karhutla Sulit, BMKG Lakukan Strategi Lain
JPNN.com · 25 September 2026 pukul 00.30
Apakah Hujan Buatan Mengandung Zat Bahaya? Kok Airnya Kotor? Ini Kata BMKG
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.42