Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pramono setuju modifikasi cuaca dilakukan dua kali sepekan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyetujui operasi modifikasi cuaca (OMC) dilakukan satu hingga dua kali seminggu untuk menghadapi ancaman El Nino yang berpotensi memicu kemarau panjang. Menurutnya, puncak El Nino tahun ini diperkirakan lebih panjang dibandingkan 2023. Persetujuan ini didasarkan pada prakiraan hujan dari BPBD, BNPB, dan BMKG yang diperkirakan turun pada akhir September hingga Oktober. Namun, Pramono menyampaikan kekhawatiran terkait kemungkinan awan yang tersedia kurang cukup untuk operasi tersebut.

Untuk menghadapi El Nino, Pemprov DKI Jakarta fokus pada tiga hal: antisipasi kebakaran, kasus ISPA, dan penyediaan air bersih. Pramono memerintahkan setiap RW untuk menyiapkan APAR sejak awal karena prakiraan cuaca yang kering.

BMKG menyatakan bahwa El Nino telah mencapai kategori kuat dan masih berpotensi meningkat hingga sangat kuat. Wilayah di selatan garis khatulistiwa seperti Nusa Tenggara, Bali, Jawa, dan Sumatera selatan diperkirakan akan mengalami musim kemarau yang lebih kering dan panjang.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait