Penjelasan Kabasarnas soal Jenazah Surakman Ditemukan di Bengkulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menjelaskan bahwa ditemukannya jenazah Surakman di Pulau Enggano, Bengkulu, dapat dipengaruhi oleh perbedaan arus laut. Kapal speedboat yang membawa Surakman dan lima jurnalis terakhir dilaporkan hilang kontak di Selat Sunda dekat Gunung Anak Krakatau. Menurut Syafii, arus permukaan, arus tengah, dan arus dasar laut yang berbeda dapat menyebabkan posisi jenazah ditemukan jauh dari lokasi kejadian. Awalnya, Basarnas tidak meyakini jenazah tersebut merupakan bagian dari korban speedboat karena pakaian yang dikenakan tidak dikenali oleh pemilik kapal maupun keluarga. Namun, setelah dilakukan penggalian kembali dan pemeriksaan DNA, jenazah tersebut teridentifikasi sebagai salah satu anak buah kapal (ABK) speedboat yang hilang. Dengan identifikasi tersebut, Basarnas memastikan Surakman merupakan ABK speedboat yang sebelumnya membawa lima jurnalis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 11.46
Mayat Tanpa Identitas Ditemukan di Mukomuko Bengkulu
CNN Indonesia · 24 September 2026 pukul 09.14
Update Rombongan Jurnalis Hilang: Jasad ABK Ditemukan di Bengkulu
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 22.15
ABK Teridentifikasi, Basarnas Ungkap Kelanjutan Pencarian 5 Jurnalis
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 19.05
Satu Jenazah Korban Kapal Jurnalis Hilang Teridentifikasi sebagai ABK Arupadhatu 1
Berita terkait
Jejak Hilangnya Kapal Pembawa 5 Wartawan hingga Jenazah Surakman Ditemukan
kumparan · 24 September 2026 pukul 03.56
Keluarga usai Surakman Ditemukan Tewas: Ikhlas, Berupaya Tetap Kuat
kumparan · 23 September 2026 pukul 22.48
Jenazah ABK Rombongan Jurnalis Bakal Diterbangkan ke Banten Besok
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 14.16
Pencarian 5 Jurnalis & 3 Kru Dihentikan, Basarnas Tetap Lakukan Pemantauan
Detik.com · 18 September 2026 pukul 07.58