Penjelasan Kenapa Dentuman Keras di Bandung Dikaitkan Erupsi Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dentuman keras yang terdengar di Bandung dan wilayah Jawa Barat pada Jumat (4/9/2026) malam diduga berasal dari erupsi Gunung Anak Krakatau. Pelepasan energi akustik dari erupsi dapat merambat hingga ratusan kilometer, kata Kepala PVMBG Rita Susilowati. Erupsi Anak Krakatau berlangsung sejak pukul 23.07 WIB hingga 04.40 WIB dengan semburan berwarna merah menyala. Kejadian serupa pernah terjadi pada April 2020 dan erupsi Kelud 2014. Perambatan suara tergantung temperatur udara, arah, dan kecepatan angin. PVMBG masih memverifikasi keterkaitan erupsi dengan dentuman tersebut. Status Anak Krakatau tetap Level III (Siaga) dengan radius rekomendasi 3 kilometer.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 5 September 2026 pukul 14.15
Dentuman Diduga dari Anak Krakatau Tak Merata, Ada Fenomena Unik
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.00
PVMBG Sebut Anak Krakatau Lepas Energi Bisa Merambat Ratusan Kilometer
kumparan · 5 September 2026 pukul 13.46
PVMBG Duga Dentuman Bandung Raya Berkaitan dengan Erupsi Anak Krakatau
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 13.35
PVMBG Catat Erupsi Anak Krakatau Masih Terjadi hingga Sabtu Pagi
Berita terkait
Erupsi Terbaru Anak Krakatau Belum Berpotensi Picu Tsunami Seperti Tahun 2018
Detik.com · 5 September 2026 pukul 13.18
Ini Jawaban Kenapa Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar Jauh hingga Bandung
Detik.com · 5 September 2026 pukul 12.14
Erupsi Hingga Muntahkan Lava Air Mancur, Status Aktivitas Gunung Anak Krakatau Masih Siaga
JawaPos · 5 September 2026 pukul 11.45
Dentuman Anak Krakatau Bisa Terdengar sampai Bandung, Kok Bisa?
Detik.com · 5 September 2026 pukul 11.41