Penjualan Mobil Listrik Belum Berkontribusi buat Pendapatan Daerah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Bapenda mengeluhkan belum adanya kontribusi pendapatan daerah dari penjualan mobil listrik. Hal ini disebabkan oleh kebijakan relaksasi dan insentif fiskal yang masih berlaku bagi kendaraan listrik, sehingga kontribusi pajaknya saat ini bernilai nol.
Kepala Bapenda Jateng, M Masrofi, menyatakan bahwa pemerintah provinsi justru lebih mengharapkan peningkatan penjualan kendaraan konvensional untuk mendongkrak pendapatan daerah. Kondisi ini terlihat dalam ajang GIIAS Semarang 2026 yang diikuti 18 merek, di mana sebagian besar merupakan produsen mobil listrik.
Bagikan
Berita terkait
Bapenda Jateng Blak-blakan soal Mobil Listrik: Belum Berkontribusi PAD
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 15.20
Di Tengah Tren Mobil Listrik, Pendapatan PKB Jawa Barat Justru Terus Meningkat
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 11.00
Ahmad Luthfi Targetkan Pembangunan KBT Tawang–Weleri–Batang Rampung Dua Tahun
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.54
Akankan Mobil Listrik Xiaomi Masuk Indonesia? Ini Jawabannya
Detik.com · 17 September 2026 pukul 16.45