Pentagon Pangkas Jumlah Jenderal AS, Mungkinkan Terjadi Pemberontakan?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth akan memangkas jumlah posisi jenderal dan laksamana sebesar 20 persen, menurut laporan pejabat Pentagon kepada Al Jazeera. Perubahan ini akan memengaruhi kepemimpinan di Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Langkah ini diperkirakan menimbulkan perlawanan dari para jenderal yang terdampak.
Hegseth diperkirakan akan mengumumkan keputusan tersebut saat mengunjungi Pangkalan Korps Marinir Quantico di Virginia, dalam pidato "State of the Force" di hadapan perwira muda dan personel tamtama. Media AS seperti Associated Press juga melaporkan rencana ini, menambahkan bahwa instruksi akan diberikan kepada seluruh matra militer untuk melipatgandakan pengurangan dari 10 persen yang ditetapkan tahun lalu.
Total pengurangan ini akan menyentuh sekitar 800 posisi perwira tinggi dan harus diselesaikan paling lambat 1 Januari 2027. Langkah ini dianggap signifikan karena dampaknya pada struktur komando militer AS.
Bagikan
Berita terkait
444 Tentara AS Tewas atau Terluka Sejak Berakhirnya Epic Fury
SINDOnews · 30 September 2026 pukul 08.21
Pentagon Usut Misteri Pengiriman Komponen F-35 Nyasar di Hong Kong
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.32
Dulu Ingin Kuasai Greenland, Kini Trump Perluas Militer AS di Pulau Arktik
Detik.com · 23 September 2026 pukul 13.54
Beda Data, Pentagon Sebut Jumlah Korban AS Saat Perang Iran Lebih Sedikit
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 23.53