Penyaluran SPHP Jagung Peternak Capai 127 Ribu Ton
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Realisasi penyaluran jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) telah mencapai 127,43 ribu ton hingga Minggu 23 Agustus 2026. Program ini menjangkau peternak di 28 provinsi dengan melibatkan 100 koperasi dan asosiasi, serta diakses oleh 5.543 peternak yang membutuhkan pakan terjangkau. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman untuk menjaga ketersediaan jagung bagi peternak pasca serangkaian aspirasi yang disampaikan dalam Rapat Koordinasi Perunggasan di Surabaya.
Dengan total pagu sebesar 213,20 ribu ton, masih tersisa alokasi sekitar 85,77 ribu ton. Untuk memperkuat dukungan, Bapanas telah mengusulkan tambahan kuota sebesar 150 ribu ton kepada Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan akan terus mengawal data penerima dan kondisi penyaluran di lapangan agar intervensi tetap terukur dan tepat sasaran.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperpanjang program SPHP sepanjang tahun 2026 demi menjaga keseimbangan ekosistem pangan, melindungi petani sekaligus mendukung peternak dengan akses pakan murah. Kebijatan ini dijalankan melalui dua strategi utama: kepastian penyerapan hasil panen dengan harga layak untuk petani, dan akses pakan murah bagi peternak untuk menekan biaya operasional.
Bagikan
Berita terkait
BULOG Pastikan Stok Beras 5,25 Juta Ton Aman, Tersebar di Seluruh Indonesia
JPNN.com · 11 Agustus 2026 pukul 13.36
Bapanas Soroti Harga Telur di Peternak Anjlok 12 Persen di Bawah Acuan
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 12.35
Stok Beras Indonesia Diklaim Aman Hadapi El Nino
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 16.34
Harga Bahan Pokok Menunjukkan Tren Penurunan di Pasar Gedhe Klaten
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 20.47