Penyebab ABK Kapal Jurnalis Hilang di Anak Krakatau Ditemukan di Pulau Enggano
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab jenazah ABK rombongan jurnalis yang hilang di Gunung Anak Krakatau ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Jarak antara Anak Krakatau dengan Pulau Enggano sekitar 350 km. Arus laut di Selat Sunda Barat Pandeglang mengarah ke barat dengan kecepatan 1,5 m/s (5,4 km/jam). Jenazah terbawa melalui Samudra Hindia ke arah Bengkulu, menjadi indikasi kuat lokasi penemuan. Pulau Enggano terletak di perairan Bengkulu Utara, 345,05 km dari titik terakhir kapal yang ditemukan di Pulau Sebesi. Delapan orang (lima jurnalis dan tiga kru) korban tewas pada 7 September 2026 saat meliputi erupsi Anak Krakatau. Jenazah seorang pria ditemukan di Enggano pada 12 September 2026, dikenali melalui tes DNA.
Bagikan
Berita terkait
BMKG Luruskan Screenshot Komentar soal Anak Krakatau yang Ramai Dibahas
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.39
BMKG Minta Informasi Abu Vulkanik Disampaikan Utuh Cegah Salah Persepsi
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 13.55
BMKG Ungkap Kondisi Cuaca Sekitar Anak Krakatau saat 5 Jurnalis Hilang
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 05.15
BMKG Ungkap Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terpantau di Wilayah RI
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.23