BMKG Minta Informasi Abu Vulkanik Disampaikan Utuh Cegah Salah Persepsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

BMKG meminta masyarakat, media, dan pembuat konten menyampaikan informasi abu vulkanik secara utuh untuk mencegah salah persepsi. Imbauan ini dikeluarkan setelah tangkapan layar akun @infoBMKG disunting, menimbulkan kebingungan. BMKG menekankan pembagian kewenangan: PVMBG memantau aktivitas gunung api, BMKG memantau sebaran abu untuk penerbangan. Guswanto, Sekretaris Utama BMKG, menjelaskan komentar viral merupakan jawaban spesifik, bukan bantahan. BMKG juga mengingatkan masyarakat merujuk ke kanal resmi masing-masing dan menyelaraskan judul serta caption informasi yang beredar. Data mencatat 16.759 kasus ISPA di 4 provinsi akibat abu Anak Krakatau. Eruptif Gunung Ili Lewotolok di NTT memaksa warga dan wisatawan ditempatkan jauh dari radius erupsi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 16.23
BMKG Ungkap Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terpantau di Wilayah RI
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 16.19
BMKG: Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Tak Lagi Terdeteksi di Wilayah RI
Detik.com · 11 September 2026 pukul 15.39
BMKG Luruskan Screenshot Komentar soal Anak Krakatau yang Ramai Dibahas
SINDOnews · 11 September 2026 pukul 12.45
DPR Dorong Basarnas Koordinasi dengan BMKG dan PVMBG Cari 5 Jurnalis di Perairan Selat Sunda
Berita terkait
Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar ke Sebagian Teluk Lampung Pagi Ini
Detik.com · 9 September 2026 pukul 09.31
Pagi Ini Abu Anak Krakatau Capai 7.000 Kaki
Liputan6.com · 9 September 2026 pukul 08.29
4 Fakta Abu Vulkanik Anak Krakatau Akhirnya Jauhi Indonesia
Detik.com · 9 September 2026 pukul 06.46
BMKG: Erupsi Anak Krakatau Hari Ini Tak Sebabkan Abu Vulkanik ke Arah Jakarta
kumparan · 8 September 2026 pukul 17.39