Korban Tewas Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Melonjak Jadi 95 Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Banjir bandang dahsyat di Nepal akibat hujan lebat dan longsor tanah menyebabkan 95 kematian, dengan ratusan orang masih hilang. Juru bicara kepolisian, Abi Narayan Kafle, membenarkan data korban dan menyebutkan 28 anggota kepolisian juga dilaporkan hilang. Di sejumlah desa di wilayah perbatasan dengan Tibet, sekitar 403 pengunjung, termasuk 341 warga asing, belum diketahui keberadaannya. Tim pencarian masih berusaha menemukan para korban yang tersisa.
Seorang pilot helikopter yang mengamati kejadian menyaksikan ketinggian gelombang banjir mencapai 5 hingga 6 meter. Aman Budathoki melaporkan kepada CNN bahwa awalnya ia mengira ada aktivitas penggunaan bahan peledak, namun kemudian melihat air gelap bercampur puing-puing meluncur dengan cepat. Arus kuat ini menyapu bersih pohon besar, kendaraan, dan bangunan di sepanjang jalur sungai.
Upaya evakuasi dan pencarian terus dilakukan, namun kondisi akses jalan yang rusak dan cuaca yang tidak menentu menghambat proses penyelamatan. Pemerintah setempat memperkirakan ribuan orang terdampak, dengan sejumlah kampung dan fasilitas umum tertenggelamkan atau rusak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 26 Agustus 2026 pukul 20.11
Banjir Bandang Hantam Nepal, 291 Wisatawan Asing Hilang
Media Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 21.08
Banjir Bandang Nepal Tewaskan 22 Orang, Ratusan Wisatawan Dilaporkan Hilang
Berita terkait
Kesaksian Pilot Lihat Ngerinya Banjir Bandang Dahsyat Terjang Nepal
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 23.39
Banjir Bandang Dahsyat di Nepal Tewaskan 19 Orang, 384 Wisatawan Hilang
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.41
Analisis Peneliti BRIN Terkait Potensi Maksimal Gempa NTT
Liputan6.com · 15 Agustus 2026 pukul 20.16
Gempa M7,7 Guncang Flores, 200 BTS di NTT Terdampak Gangguan
Media Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 17.25