Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Penyelundupan Masih Marak, Prabowo Perintahkan Purbaya Usut Bea Cukai

Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mengusut kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) terkait masih maraknya penyelundupan. Dalam Pidato Kenegaraannya di Sidang Tahunan MPR RI pada Jumat (14/8/2026), Prabowo menyampaikan kekecewaan terhadap kinerja DJBC yang dinilai belum efektif dalam mencegah dan menindak penyelundupan yang merugikan rakyat. Presiden menegaskan bahwa DJBC harus bertanggung jawab dan ditegur agar tidak lagi membiarkan penyelewengan terus berlanjut.

Sebelumnya, sejak akhir 2025, Presiden Prabowo sempat memberikan ancaman keras terhadap DJBC dengan menyatakan bahwa jika dalam waktu satu tahun tidak menunjukkan perbaikan signifikan, maka DJBC akan dibubarkan dan diganti dengan perusahaan swasta asal asing, Société Générale de Surveillance (SGS).

Namun, kini arah pembubaran tersebut tampaknya mulai melembroll. Purbaya menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah memberikan penghargaan kepada DJBC atas perbaikan yang telah dilakukan, seperti penguatan kebijakan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran barang ilegal. Menurut Purbaya, sinyal dari Presiden jelas bahwa DJBC bisa dan harus diperbaiki, dan ada perkembangan positif yang sudah diakui oleh pimpinan negara.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait