Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perang AS-Iran Makan Korban Baru: Mobil Jepang

Konflik AS-Iran mengancam produsen mobil Jepang seperti Toyota, Honda, dan Nissan melalui gangguan rantai pasok di Selat Hormuz dan Laut Merah. Ketegangan ini memicu lonjakan biaya bahan baku utama, termasuk aluminium, nafta, resin, serta logam industri, yang berpotensi menggerus profitabilitas industri otomotif Jepang.

Selain risiko geopolitik, produsen mobil menghadapi ketidakpastian nilai tukar yen. Meskipun pelemahan yen saat ini menguntungkan, intervensi pemerintah untuk memperkuat mata uang tersebut dapat menekan laba operasional atau memaksa kenaikan harga kendaraan di pasar global yang berisiko mengurangi pangsa pasar. Perubahan 1% nilai yen diperkirakan berdampak 2% hingga 4% terhadap laba operasional perusahaan.

Berita terkait