Perang Dagang Berkah bagi Indonesia, Batam Rebut Relokasi Pabrik dari China
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perang dagang antara Amerika Serikat dan China mendorong perusahaan untuk memindahkan produksi dari China ke Batam, Indonesia. Batam menjadi alternatif karena tenaga kerja muda, insentif pajak, dan kedekatan dengan Singapura sebagai pusat logistik global.
Produsen mainan China, Dongguan Welson Plastic Hardware Products Co, membuka pabrik pertama di luar China di Batam. Pabrik memproduksi lebih dari 30 jenis suvenir untuk toko Disney, seperti wadah popcorn berbentuk kereta Cinderella dan figur karakter Olaf dan Sulley. Perusahaan memilih Batam setelah membandingkan dengan negara lain, karena jarak hanya 40 menit perjalanan feri dari Singapura, memudahkan pengiriman dan audit pelanggan.
Welson akan mempekerjakan 300 pekerja awal, meningkat menjadi 600 hingga akhir 2027. Batam memiliki populasi muda, lebih dari separuh berusia di bawah 30 tahun, menyediakan tenaga kerja produktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 09.10
Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 10.00
Bahlil Ungkap Alasan Indonesia Kalah dari Vietnam Saat Perang Dagang AS-China
Berita terkait
Menperin: Industrialisasi Jadi Kunci Prabowo Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 12.00
Tantangan Ekonomi 2026: Transformasi Manufaktur dan Literasi Finansial Jadi Kunci Pertumbuhan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15
Ekonom Bagi Jurus Ekonomi Tembus 8%, Jaga Konsumsi-Dorong Manufaktur
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 14.45
China Siap-Siap Masuk Madura, Bangun Komplek Pabrik di Sini
CNBC Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 16.45