Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perang Timteng Makin Membara, 'Tangan' China Mulai Bantu Iran Lawan AS

Laporan menunjukkan bahwa Iran diperkirakan akan menerima pengiriman pertama hingga 400 peluncur rudal pertahanan udara portabel buatan China dalam beberapa pekan ke depan. Kesepakatan ini bernilai US$60 juta hingga US$70 juta (sekitar Rp960 miliar-Rp1,19 triliun) dan merupakan salah satu upaya terbesar Iran untuk memperkuat pertahanan udara jarak pendek sejak perang dengan AS dan Israel pecah. Sistem yang dibeli termasuk MANPADS seperti QW-12 dan FN-16, dengan kontrak ditandatangani melalui Zhongqing Baoshang International Investment di Hong Kong.

China membantah laporan tersebut, menyatakan bahwa informasi itu tidak berdasar dan menekankan peran China dalam mendorong perdamaian. Pakistan juga membantah keterlibatannya, menyebut spekulasi mengenai negaranya dalam pengiriman senjata dari China ke Iran adalah tidak benar. Pengiriman awal direncanakan melalui udara dari Urumqi, China, transit Pakistan menuju Iran, tetapi jadwal dan detail masih bisa berubah.

Perjanjian ini mencerminkan hubungan militer yang semakin erat antara Iran dan China, sementara Iran membutuhkan penguatan senjata setelah berbulan-bulan konflik yang melibatkan serangan AS dan Israel terhadap fasilitasnya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait