Trump Sangkal Minta Presiden China Xi Jinping untuk Beli Senjata AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump membantah pernah meminta Presiden China Xi Jinping agar Beijing membeli senjata AS. Pernyataan ini menyusul komentar Duta Besar AS untuk China, David Perdue, yang mengaku Trump pernah menawarkan penjualan senjata kepada China saat kunjungan kenegaraan Xi Jinping ke Gedung Putih. Trump menyatakan ia belum pernah mendengar hal tersebut dan menegaskan tidak ada pembahasan terkait penjualan senjata dalam pertemuan tersebut.
Menurut Perdue, Trump menyampaikan tawaran tersebut sebagai tanggapan atas kekhawatiran China terhadap penjualan senjata AS ke Taiwan. Perdue juga menambahkan bahwa pembicaraan terkait penjualan senjata lainnya masih berlangsung dan posisi AS tidak berubah. Setiap kali Trump dan Xi bertemu, mereka selalu membahas isu penjualan senjata.
Trump mengakui bahwa peralatan militer AS mungkin lebih unggul dibandingkan produk buatan China, sehingga mungkin ada keinginan untuk membeli. Namun, ia menegaskan tidak ada diskusi formal terkait hal tersebut selama pertemuan antara kedua pemimpin.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 04.02
Trump soal Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping: Kami Lebih Baik dari Mereka
kumparan · 28 September 2026 pukul 18.12
Trump Disebut Tawarkan Jual Senjata ke Xi Jinping, China Respons
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 14.30
Sales Sejati! Trump Jualan Senjata AS ke China, Langsung Ngomong ke Xi
Detik.com · 27 September 2026 pukul 14.33
Usai Lawatan Xi Jinping, China Kirim 2 Panda 'Ping Ping-Fu Shuang' ke AS
Berita terkait
Momen Langka Trump Sambut Xi Jinping di Bandara, Pesawat Pengebom Melintas
Detik.com · 24 September 2026 pukul 06.15
Aneh! China Rival AS, tapi Trump Minta Xi Jinping Beli Senjata Amerika
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 09.16
Respons Tak Terduga China Setelah Trump Tiba-Tiba Rombak Nama AI
CNBC Indonesia · 27 September 2026 pukul 13.15
Donald Trump Lempar Peringatan Keras ke Xi Jinping! Minta Tiongkok Jangan Coba-coba Bantu Iran!
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 18.44