Perbedaan Psikosomatis dan Hipokondria: Gejala, Penyebab, dan Cara Membedakannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Psikosomatis dan hipokondria adalah dua kondisi kesehatan mental yang sering tertukar. Psikosomatis terjadi ketika keluhan fisik nyata disebabkan oleh masalah psikologis seperti stres, kecemasan, atau depresi. Contohnya, stres dapat memicu sakit maag atau sakit kepala tegang. Hipokondria (Illness Anxiety Disorder) adalah ketakutan berlebihan terhadap penyakit serius meskipun hasil pemeriksaan medis normal, seperti menyimpulkan serangan jantung setelah jantung berdetak cepat setelah naik tangga. Kedua kondisi dapat muncul bersamaan, menciptakan lingkaran setan kecemasan dan rasa sakit. Penanganan melibatkan Terapi Perilaku Kognitif (CBT), manajemen stres, dan obat antidepresan/antianxietas.
Bagikan
Berita terkait
Apakah Psikosomatis Bisa Sembuh Total? Simak Penjelasan Medis dan Cara Mengatasinya
Media Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 16.35
Meta Hadapi Gugatan Efek Adiktif Media Sosial, Nilainya Capai Rp 319,6 Triliun
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 12.32
Sedikitnya 15 Ribu Perempuan di Inggris Alami PTSD Pascamelahirkan Tanpa Diagnosis
VOI · 29 Agustus 2026 pukul 22.45
Gejala Psikosomatis atau Penyakit Fisik? Kenali Perbedaan dan Cara Mendeteksinya
Media Indonesia · 29 Agustus 2026 pukul 21.26