Percepat Distribusi Kebutuhan Pokok Korban Gempa NTT, Pelni Siapkan Angkutan Kapal Gratis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni menyediakan fasilitas pengiriman bantuan logistik gratis melalui jaringan kapal penumpang untuk korban gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan berupa kebutuhan pokok seperti makanan, air minum, tenda, terpal, selimut, obat-obatan, dan perlengkapan medis dapat dikirim menggunakan rute kapal penumpang reguler. Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Hana Suhardi, menyatakan bahwa semua bantuan harus bersifat kemanusiaan dan tidak untuk keperluan komersial. Program ini bertujuan mempercepat distribusi kebutuhan dasar ke masyarat di wilayah terdampak bencana.
Pelni menerima barang bantuan dari berbagai wilayah Indonesia dan menggunakan jaringan pelayaran untuk menyalurkan dengan cepat. Fasilitas pengiriman gratis merupakan bentuk kepedulian perusahaan BUMN dalam mendukung penanganan bencana.
Program ini menjadi kontribusi Pelni dalam upaya mempercepat penanganan korban gempa di NTT melalui logistik yang efisien.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.48
Tim SAR Evakuasi 7 Korban Luka Berat Gempa dari Manggarai Timur ke Labuan Bajo
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.40
Purbaya dan Menteri Lainnya Siap Melawat ke NTT Setelah Gempa
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.39
Istana: Prabowo sedang Rencanakan Kunjungan ke NTT
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 20.25
Tinjau Bencana Gempa NTT, Kapolri Sebut Keselamatan Warga Prioritas Utama
Berita terkait
FOTO: Ribuan Korban Gempa NTT Masih Bertahan di Tenda Pengungsian
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 21.34
Peduli Gempa NTT, Bea Cukai Labuan Bajo Salurkan Bantuan Kemanusian ke Sejumlah Wilayah
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 18.29
Dua Pekan Belajar di Bawah Pohon akibat Gempa, Siswa SMP di Manggarai Barat Menanti Tenda Darurat
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.21
Komisi IX Dukung Percepatan Perbaikan Faskes Wilayah Terdampak Gempa NTT
SINDOnews · 15 September 2026 pukul 13.50