Percepatan PSR Didorong untuk Jaga Produktivitas dan Hilirisasi Sawit
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pakar dari IPB University mendesak percepatan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) guna menjaga produktivitas dan mendukung keberhasilan hilirisasi industri kelapa sawit nasional. Saat ini hampir 50 persen sawit Indonesia merupakan sawit rakyat, dan sebagian besar sudah berusia tua di atas 25 tahun dengan produktivitas turun di bawah 10 ton per hektare per tahun. Kondisi ini mengancam ketersediaan bahan baku bagi industri hilir sawit.
Untuk mempercepat PSR, disarankan penerapan kebijakan afirmatif yang memberikan kemudahan bagi petani rakyat, terutama terkait kendala administratif dan legalitas lahan. Kebijakan tersebut harus berprinsip pada kepastian, kemanfaatan, dan keadilan. Dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) dinilai sudah berjalan baik dengan menerapkan prinsip kehati-hatian.
Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menyambut positif pelaksanaan PSR karena membantu petani melakukan regenerasi tanaman melalui penggunaan benih bersertifikat dan tata kelola kebun yang lebih baik. Mereka mendorong adanya kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah serta kepastian berusaha bagi petani agar program percepatan peremajaan dapat berjalan optimal.
Bagikan
Berita terkait
Kopdes Merah Putih Pangkas Jalur Distribusi, Untung Kembali ke Petani
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 12.45
Pengamat: Gibran Tak Sendirian, Prabowo Juga Tak Dibela Koalisinya Sendiri
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 13.40
Global Finance Nobatkan BRI sebagai Bank Terbaik di Dunia untuk UMKM
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.29
Kesejahteraan Petani Terus Menguat, NTP September 2026 Tembus 131,11
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 09.56