Peringati Hari Lahir Kejaksaan, Jaksa Agung Bicara Moral dan Integritas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin memimpin upacara Peringatan Hari Lahir Kejaksaan pada Rabu (2/9) dengan menekankan pentingnya integritas dan moralitas dalam menjalankan tugas. Dalam amanatnya, ia meminta seluruh jajaran Kejaksaan untuk tidak 'menjual' nama institusi demi keuntungan pribadi, serta selalu menerapkan prinsip kejujuran, moralitas, keadilan, dan etika. Burhanuddin menegaskan bahwa pangkat dan wewenang yang dimiliki oleh jaksa bukan sekadar atribut, melainkan simbol kehormatan dan amanah yang harus dijaga dengan rendah hati dan profesionalisme. Jaksa Agung juga menekankan pentingnya menjaga wibawa institusi Kejaksaan agar tidak mudah tercoreng oleh perbuatan tercela. Ia menyampaikan bahwa integritas dan moralitas yang optimal dapat mencegah celah bagi tindakan merusak serta menjaga kepercayaan publik. Setiap insan Adhyaksa, katanya, adalah cermin institusi, sehingga sikap, tutur kata, dan perilaku harus selalu mencerminkan nilai-nilai yang baik bagi Kejaksaan dan masyarakat. Lebih lanjut, Burhanuddin memerintahkan agar Kejaksaan dapat bersinergi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan penegakan hukum yang terpadu, berintegritas, dan menghormati kewenangan masing-masing. Tanpa mengorbankan independensi, objektivitas, dan integritas, sinergi yang kuat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum di Indonesia.
Bagikan
Berita terkait
Anggota DPD Arya Wedakarna Disorot Lagi usai Hadiri Miss Equality 2026 di Thailand
JawaPos · 2 September 2026 pukul 13.00
Neraca Perdagangan Jabar Periode Januari-Juli 2026 Surplus USD 16,63 Miliar
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.00
Belajar Bertanya dari Rasulullah di Era AI
kumparan · 2 September 2026 pukul 13.00
Jaksa Agung Minta Jajaran Bangkit dari Keterpurukan
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 12.58