Perjuangan Ibu di NTT Lahirkan Bayi Prematur Saat Gempa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Seorang ibu hamil di Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, NTT mengalami pendarahan dan melahirkan bayi prematur saat gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang wilayah tersebut. Perjalanan menuju rumah sakit terhambat karena akses jalan tertutup material longsor akibat gempa.
Kapolda NTT Irjen Rudi Darmoko mengungkapkan kondisi di lokasi sangat mengenaskan. Personel polisi berhasil membuka akses jalan yang tersumbat dan menggevakuasi ibu serta bayinya ke rumah sakit terdekat. Keduanya kini dalam kondisi selamat dan mendapat penanganan medis.
Rudi memantau langsung lokasi terdampak bersama Forkopimda NTT dan Menteri PUPR Dody Hanggodo. Polda NTT telah menerima bantuan 100 personel Brimob berkemampuan SAR dari Mabes Polri serta 14 anggota tim DVI untuk identifikasi korban. Rudi menyatakan masih sangat membutuhkan dukungan personel tambahan guna mempercepat pencarian dan pertolongan kepada seluruh korban gempa.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 08.25
Akses 3 Wilayah Terisolasi Gempa NTT Terbuka, Tim Gabungan Evakuasi Ibu Hamil dan Salurkan Bantuan
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 14.45
Akses Longsor Terbuka, Pencarian Korban Gempa NTT Diperluas
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.27
Mabes Polri Kerahkan Pesawat, Helikopter, dan Anjing Pelacak ke NTT
Berita terkait
Gempa NTT, BP Taskin: Penanganan Pascagempa Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 19.00
Polda NTT Bangun Posko Pengungsian-Data Jumlah Korban Gempa 7,7 M
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 16.04
Komisi V Minta Evakuasi Korban Jadi Fokus Utama Terkait Penanganan Gempa di NTT
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 13.52
Menhub Ungkap Hasil Pemeriksaan KMP Putri Yasmin
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 09.20