Perjuangan Petugas di Kaltim Padamkan Karhutla Pakai Dana Pribadi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Petugas Dinas Kehutanan Kalimantan Timur terpaksa menggunakan dana pribadi untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akibat pemangkasan anggaran. Kepala Dinas Kehutanan Kaltim, Rusmadi, mengonfirmasi bahwa sebagian petugas harus menurunkan biaya operasional sendiri sebelum mengisi laporan ke lapangan, sementara anggaran pengganti dari Dana Bagi Hasil (DBH) FCPF sebesar Rp19 miliar diperkirakan baru cair paling lambat September 2026. Dana tersebut tidak seluruhnya dialokasikan untuk karhutla, melainkan juga untuk pemulihan ekosistem. Rusmadi telah menyampaikan isu ini kepada Sekretaris Daerah agar operasi pemadaman tetap berjalan. Para petugas tetap turun ke lapangan meski terbatasnya dana, didorong oleh semangat menjaga kawasan hutan. Setiap kegiatan pemadaman wajib dilengkapi Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan dokumentasi sebagai bukti penggunaan anggaran negara. Di samping itu, lebih dari 5.000 anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) juga turun serta dibutuhkan anggaran untuk kebutuhan mereka. Seluruh Kepala Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) diperintahkan bertahan di wilayah masing-masing selama ancaman karhutla berlangsung dan berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur setempat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 28 Agustus 2026 pukul 09.50
Ribuan pasukan gabungan diterjunkan ke Palangka Raya untuk pemadaman karhutla
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 09.31
Mengatasi Karhutla, Polda Kalsel pakai Cairan Tepung dan Suntik Gambut
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 13.14
Hotspot Riau Turun Jadi 79 Titik, Kapolda: Kekuatan Kita Gotong Royong
Berita terkait
Karhutla Dekati Kawasan KIHI, 507 Hektare Lahan di Karang Tigau Terbakar
VOI · 23 Agustus 2026 pukul 19.15
PT Mayawana Persada Perkuat Tim Lapangan Tanggulangi Karhutla
JPNN.com · 26 Agustus 2026 pukul 21.10
Legislator Gerindra Turun Padamkan Karhutla di Kalsel hingga Dini Hari
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.32
BNPB: 2.610 Hotspot Karhutla Terdeteksi di Kalbar, Jarak Padang di Bawah 1 Km
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.13