Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Perkuat Kemandirian Energi, Prabowo Luncurkan Proyek Raksasa PLTS 100 GWp di Bali

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali pada 25 Agustus 2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air, bertujuan mengurangi ketergantungan pada energi fosil. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah berencana menyelesaikan pembangunan 100 GWp PLTS pada 2029 dengan biaya listrik diperkirakan Rp73,9 triliun per tahun. Pada 2026, target pembangunan 30 GWp PLTS serta penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) diharapkan tercapai. Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.294 GWp, namun kapasitas terpasang hingga April 2026 hanya mencapai 1,5 GWp. Program akan dibangun dalam tiga tahap: tahap I 17 GWp, tahap II 18 GWp, dan tahap III 30 GWp. Selama 2025, pemerintah telah membangun 15 pembangkit EBT, terdiri dari 12 PLTS dan tiga PLTMH senilai Rp103,3 miliar, yang melayani 1.831 kepala keluarga dan 131 fasilitas umum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait