Perkuat Pendidikan Kedokteran, Universitas Esa Unggul Gandeng UI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Esa Unggul, yang baru saja meluncurkan Fakultas Kedokteran, menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Kedokteri Universitas Indonesia (UI) untuk mendukung pelaksanaan Program Studi Kedokteran Sarjana dan Program Pendidikan Profesi Dokter. Kolaborasi ini bertujuan memastikan kedua program tersebut sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Kedokteran dan berkembang menjadi program yang mandiri, unggul, dan berkelanjutan. Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen universitas untuk membangun fakultas dengan kualitas akademik tinggi yang mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan di Indonesia. Menurutnya, pembukaan Fakultas Kedokteran adalah pencapaian strategis penting, dan dengan dukungan dari UI, pendidikan kedokteran di Esa Unggul diharapkan menjadi unggul, adaptif, dan berorientasi pada mutu. Dekan Fakultas Kedokteran Esa Unggul, Prof. Murti Andriastuti, menjelaskan bahwa fakultas dirancang untuk menghasilkan lulusan dokter yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Visi fakultas ini mencakup pembangunan budaya akademik yang kuat, pembelajaran berpusat pada mahasiswa, dan kolaborasi dengan mitra strategis. Prof. Murti menekankan bahwa melalui sinergi dengan UI, Esa Unggul yakin dapat meluluskan dokter yang tidak hanya unggul secara ilmiah tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia. Komitmen serupa disampaikan pula oleh Dekan Fakultas Kedokteran UI, Prof. Dr. dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, SpP(K).
Bagikan
Berita terkait
Mahasiswa FK Unair Pelajari Terapi Musik untuk Pasien di Universitas Mahidol Thailand
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 09.50
Rektor Yarsi Soroti Belum Jelasnya Standar Kampus Ramah Disabilitas
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 05.42
Universitas Esa Unggul Gandeng UI Perkuat Pendidikan Kedokteran
SINDOnews · 7 Agustus 2026 pukul 18.20
Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.35