Jakarta · Kamis, 1 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Pernah Jadi Lokasi Karhutla, Gambut 2.400 Hektare di Riau Berhasil Direstorasi

Upaya pemulihan lahan gambut di Desa Tanjung Leban, Kabupaten Bengkalis, Riau berhasil memulihkan 2.400 hektare lahan yang sebelumnya mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta degradasi gambut. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan lokasi ini kini menjadi 'laboratorium hidup' yang dapat menjadi referensi pembelajaran bagi wilayah lain, terutama di 6 provinsi prioritas karhutla. Pemulihan dilakukan dengan pendekatan science-based management, pembangunan sekat kanal, sistem water sharing, dan revegetasi untuk menjaga kelembapan gambut. Inisiatif ini dilaksanakan sebagai respons cepat atas arahan Presiden pada 24 September 2026, dengan melibatkan aktif masyarakat desa dan kelompok seperti Masyarakat Peduli Api (MPA) serta Masyarakat Peduli Gambut (MPG).

Pencapaian penting dalam pemulihan ini termasuk pendirian Rumah Runding Restorasi sebagai pusat konsolidasi warga, riset, dan pengembangan kelompok MPG. Lokasi ini juga menjadi wadah demonstrasi teknis tata kelola sekat kanal, sistem water sharing, serta pengeboran gambut untuk mengukur kedalaman dan kadar air. Program unggulan seperti EcoLearning Stay dan Sekolah Restorasi Gambut digulirkan untuk kaderisasi, pembelajaran interaktif, dan replikasi model restorasi di wilayah lain.

Dengan sinergi antara sains, kelembagaan masyarakat, pengelolaan air, dan pendidikan lingkungan, restorasi ekologis berbasis masyarakat di Desa Tanjung Leban berhasil menjadi benteng pencegahan karhutla sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem gambut di wilayah Bumi Lancang Kuning.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait