Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pernyataan soal Londo Ireng Banyak Dikritik, Komdigi Buka Suara

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang 'Londo Ireng' yang merujuk pada LSM dan jurnalis menuai kritik luas. Prabowo menyampaikan hal itu saat pidato di Harlah ke-28 PKB di Jakarta, 23 Juli 2025. Aliansi jurnalis menggelar aksi protes di sejumlah kota pada 27 Juli 2025, mengecam pelabelan tersebut sebagai bentuk perendahan profesi. Menanggapi polemik, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui Dirjen KPM Fifi Aleyda Yahya meminta publik melihat konteks utuh pernyataan Prabowo. Komdigi menegaskan bahwa pesan tersebut merupakan kiasan politik, bukan untuk menyudutkan profesi tertentu, dan mengajak menjaga optimisme nasional. Pemerintah menghormati kebebasan pers dan kritik, namun mengingatkan agar ruang publik tidak dipenuhi narasi pesimistis yang sistematis. Organisasi jurnalis gabungan (AJI, AJMAN, KOMA, SIEJ, PFI, PPMN) dalam pernyataan bersama menilai istilah 'Londo Ireng' bersifat peyoratif dan mendelegitimasi kerja jurnalis.

Berita terkait