Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertamina Bangun Kemandirian Energi Desa Lewat Local Hero

Program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina telah membantu warga desa di Papua Barat Daya dan Lombok Tengah mengatasi keterbatasan air bersih dan energi melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Di Kampung Posa, Kabupaten Sorong, seorang warga bernama Alfredo Nicholas Saputra Kolin menjadi local hero yang mengelola PLTS 3,3 kWp untuk menyalakan sistem Solar Water Treatment, sehingga air bersih mengalir ke permukiman warga. Sebelumnya, warga bergantung pada air hujan atau air sungai yang kualitasnya tidak menentu, terutama saat musim kemarau. Di Kelompok Tani Hutan Bina Lestari di Desa Tumpak, Lombok Tengah, Burhanudin mengelola PLTS 6,6 kWp yang mendukung produksi Virgin Coconut Oil (VCO) dengan kapasitas 5.500 watt, meningkatkan pendapatan masyarakat.

Program ini telah menjangkau 262 desa di seluruh Indonesia dan telah melatih 128 local hero yang tersertifikasi. Pada Agustus 2026, 21 local hero baru akan disertifikasi di Magelang. Mereka dilatih mengenai pengoperasian dan pemeliharaan PLTS, serta mendapatkan Sertifikat Junior Operator PLTS dari Kementerian ESDM. Menurut Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, keberhasilan transisi energi bergantung pada kemampuan masyarakat untuk mengelola energi secara mandiri.

Dampak program ini signifikan: menciptakan nilai ekonomi Rp5,65 miliar per tahun, memanfaatkan 1.302.700 Wp energi terbarukan dari surya, mikrohidro, dan hibrida, serta memproduksi 959.302 meter kubik biogas dan metana. Program ini telah memberikan manfaat kepada 283.841 jiwa, termasuk 62 penyandang disabilitas, dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) seperti energi bersih, ekonomi yang inklusif, dan penanganan perubahan iklim.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait