Pertamina Bersiap Tajak Sumur Migas Non Konvensional Tahun Ini
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) menargetkan pengeboran sumur migas non konvensional (MNK) di Blok Rokan, Riau, dimulai Desember 2026. Direktur Utama PHR Muhammad Arifin menyatakan tahap awal berupa appraisal well sebanyak 3 sumur, dilanjutkan 8 sumur demonstrasi, dan jika berhasil akan diperluas hingga sekitar 400 sumur. Potensi migas non konvensional di wilayah Rokan ditaksir mencapai 7 miliar barel, dengan wilayah kerja North Aman menyumbang sekitar 1,1 miliar barel in place yang berpotensi berkembang menjadi 6-7 miliar barel.
Pengembangan MNK membutuhkan pendekatan teknologi berbeda dari lapangan konvensional karena karakteristik batuan reservoir yang lebih padat dan pori-pori batuan yang sangat kecil. Arifin menjelaskan bahwa minyak non konvensional lebih lengket sehingga memerlukan teknologi fracture untuk mengeluarkan minyak dari pori-pori batuan. Guna mendukung percepatan pengembangan MNK, Kementerian ESDM dan SKK Migas memberikan insentif tambahan melalui Keputusan Menteri ESDM No. 246.K/MG.04/MEM.M/2026, berupa fleksibilitas operasional, kemudahan regulasi, dan percepatan proses di Blok Rokan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 1 Agustus 2026 pukul 12.30
Harga BBM BP Turun Mulai 1 Agustus 2026, Berikut Daftarnya
JPNN.com · 1 Agustus 2026 pukul 06.21
Wadirut Pertamina Paparkan Strategi Dukung Ketahanan Energi Nasional Sektor Migas
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 22.59
Cadangan Migas Baru di Kalimantan Timur Segera Digarap Tahun Ini
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.42
PHE ONWJ Rampungkan 3 Pipa Bawah Laut 21 Km
Berita terkait
Hidupkan Sumur Lama, Jualan Gas PEP Limau Sentuh Posisi Tertinggi
Liputan6.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.14
Dorong Ketahanan Energi, Pertamina dan PGN Saka Maksimalkan WK Pangkah
CNN Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 11.52
Pertamina Ungkap Berbagai Strategi Wujudkan Ketahanan Energi Nasional
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 08.57
Dari Sumatra, PHR Sumbang 200 Ribu Barel Produksi Minyak Nasional
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 14.15